Advertise in this space

Post Match Persib 3 vs 1 Persela: Kemenangan Berkat Faktor Pembeda

May 13, 2013

Skor imbang 1-1, ketika bermain di  Stadion Surajaya Lamongan 11 Mei lalu, berhasil dijadikan bahan evaluasi dan pelajaran berharga bagi coach Janur. Bermain di kandang dan berbekal pengalaman itu, Persib mampu mengalahkan Persela dengan skor 3-1.

Guyuran hujan deras diawal pertandingan membuat kedua tim kesulitan untuk mengembangkan polanya. Umpan-umpan pendek yang tersaji di laga putaran pertama pun sama sekali tidak kelihatan. Diawal permainan pun kedua tim menerapkan umpan-umpan panjang yang monoton.

Pemilihan Formasi

Lineup Persib: Made, Naser, Abanda, Supardi, Tony, Ridwan, Hariono, Messi, Firman, Kenji, SvD

Cadangan Persib: Shahar, Maman, Jajang, Asri, Atep, Airlangga, Hilton Moreira

 

Lineup Persela: Khoirul, Roman, Hang Sang Min, Taufik, Dedi, Gustavo Lopez, Danu, Inkyun, Jimy, Samsul, Costas

Cadangan Persela: Saifudin, Djayusman, Eki, Saiful, Fajar, Zaenal, Fandi

 

Tidak ada perbedaan besar dalam pemilihan pemain ketika bermain di Surajaya dengan Si Jalak Harupat. Hanya saja kepergian Dzumafo ke Sriwijaya membuat pos nya digantikan oleh striker Persib lain, Kenji. Sementara pemain yang dibarter dengan Dzumafo, Hilton Moreira, duduk dibangku cadangan. Striker ini sendiri baru datang ke Bandung dua hari. Ia masih perlu proses adaptasi.

Meski tak ada perbedaan besar dalam pemilihan pemain, formasi dan pola yang dimainkan Janur berbeda dengan pertemuan diputaran pertama. Di putaran pertama, Janur memilih menggunakan 4-2-3-1 dengan Dzumafo dikiri, dan Van Dijk sendiri didepan. Sementara kini Janur menggunakan pola 4-4-2 dengan Firman dikiri, dan duet Kenji bersama Van Dijk didepan.

Pola 4-4-2 ini sebenarnya sama seperti yang Janur lakukan di babak kedua laga pertama. Kala itu Janur memang merubah formasi 4-2-3-1 dengan 4-4-2 dibabak kedua karena buruknya penampilan Persib di 45 menit pertama. Hasilnya, secara statistik maupun permainan, Persib memang membaik.

Kelemahan  di Flank Kiri

Terlihat dari hasil evaluasi putaran pertama tim Mengbal adanya ketimpangan antara flank kiri dan kanan. Duet Ridwan dan Supardi dikanan telah menghasilkan 1 gol + 6 assist dari Supardi dan 6 gol + 2 assist dari Ridwan. Sementara di flank kiri hanya menghasilkan 3 gol dan 2 assist dari Tony, dan Atep menghasilkan 1 gol + 2 assist.

Kelemahan  yang kembali terlihat dalam pertandingan kemarin pun lalu seperti dimanfaatkan oleh Persela. Ini terlihat dari lebih dari 50% skema penyerangan yang dilakukan Persela dilakukan di sektor kiri Persib, dibandingkan lewat tengah maupun kanan. Ini yang juga terjadi di pertandingan diputaran pertama.

Dominasi serangan dari Persib juga lebih banyak melalui kaki Ridwan dan Supardi, dibandingkan Firman dan Toni dikiri.

Firman sendiri tampak canggung ketika harus ditempatkan di flank kiri dan tidak sekalipun memberikan umpan crossing. Firman lebih memilih untuk melakukan trough pass dari tengah ketimbang melakukan crossing. Pembagian peran yang seharusnya milik Mbida Messi. Alhasil Mbida tidak terlalu banyak berperan jika dilihat dari skema penyerangan.

Selain ketimpangan dalam menyerang, sektor kiri Persib juga lemah dalam bertahan. Bahkan, gol balasan dari Persela juga berawal dari kosongnya sektor ini. Kerjasama apik antara Gustavo Lopez dan Inkyun Oh menghasilkan umpan crossing yang mampu diselesaikan dengan sangat cantik oleh Samsul Arif melalui bycyle kick.

Kenji Sebagai Faktor Pembeda

Satu gol dan satu assist oleh Kenji jadi bukti bagaimana berperannya Kenji dalam pertandingan ini. Menggantikan peran yang biasa dilakukan Dzumafo, pemain ini pun menjadi faktor pembeda dan salah satu kunci kemenangan Persib.

Penempatan posisi Kenji sendiri memang sama dengan Dzumafo dalam formasi 4-4-2 dipertandingan sebelumnya. Namun, cara bermain dan tingkat kemampuan Kenji yang berbeda bisa membawa perubahan pada permainan Persib.

Kenji mempunyai karakter cepat dan kreatif. Salah satu buktinya adalah umpan terobosan lambung yang diberikan kepada Ridwan dimenit 30, yang menghasilkan sebuah gol. Tak hanya itu dibabak pertama saja, total 3 kali bola trough ball dilesakan pemain asal Jepang ini.

Saat mendapat bola daerah pun pemain ini mampu mengejar bola dengan kecepatannya. Dua bek sayap Persela, Dedi Indra dan Taufiq, dipaksa harus bekerja keras akibat pergerakannya ketika melebar. Bahkan dimenit 25 Dedi harus ditarik keluar, dan digantikan oleh Saiful Lewanusa setelah berduel dengan Kenji.

Puasa gol Serginho Van Dijk selama tiga pertandingan terakhir, memang mengharuskan pemain lain untuk juga mencetak gol.

Persib sendiri di putaran pertama terlihat sangat “Sergio-Sentris”. Bahkan 42% gol Persib pun dicetak oleh Sergio. Hal ini sebenarnya sudah diketahui oleh coach Janur. Bahkan, saat konfresi pers pun ia menyatakan bahwa karakter Van Dijk telah dihafal pemain lawan.

Debut Thon Moreira

Mengawali pertandingan melalui bangku cadangan, Hilton yang mengenakan nomor punggung delapan baru masuk di 20 menit terakhir menggantikan Kenji Adachihara. Meski baru datang 3 hari sebelum pertandingan, permainan Hilton sudah mulai padu dengan yang lain.

Dengan kedatangan pemain yang posisi sama dengan Kenji ini, Persib seperti mendapatkan angin segar. Kedua striker ini memang mempunyai karakter yang mirip. Akibatnya Persela, yang bermain dengan 10 orang akibat kartu merah yang diterima Inkyun Oh dimenit 83, semakin tertekan.

Walaupun baru masuk diakhir pertandingan, Hilton mampu menciptakan 3 peluang bagi Persib. Namun sayang Atep dan Van Dijk yang mendapatkan peluang tidak mampu mengkonversinya jadi gol. Aksi solo run yang dilakukan Hilton diakhir pertandingan pun  seakan memberikan ucapan perkenalan lagi ke publik Bandung.

Kesimpulan

Meski terlihat lemah di sektor kiri, sepertinya tidak ada evaluasi dari jajaran pelatih dan manajemen pada poin ini. Manajer Persib Umuh Muhtar sendiri juga mengatakan tidak ada penambahan pemain lagi dan pemain yang ada sekarang dirasa sudah cukup.

Hal inilah yang menjadi titik lemah bagi Persib musim ini. Jika tidak ada perbaikan kelemahan ini pun bisa dibaca oleh tim lawan.

Dalam pertandingan ini. penempatan Kenji sendiri menjadi pembeda. Tugasnya yang menggantikan peran Dzumafo, mampu dilaksanakan dengan baik. Van Dijk, yang mampu menahan bola, memang membutuhkan pendamping yang mampu berlari membuka ruang.

Kedatangan Hilton Moreira dapat menambah opsi alternatif bagi pendamping Van Dijk didepan. Bersama dengan Kenji pemain ini dapat dipasang bergantian. Atau, jika menggunakan skema lain berupa formasi 3 striker, bisa dimainkan bersama.

 

oleh Ammar Mildandaru P , akun twitter penulis @mildandaru

Tags: , ,

One Response to Post Match Persib 3 vs 1 Persela: Kemenangan Berkat Faktor Pembeda

  1. arie on May 13, 2013 at 10:06 pm

    hati-hati ah, nanti artikel yang ada di mengbal malah jadi bumerang buat persib, dimanfaatin sm lawan, kyk lwn persisam kan di segiri, katannya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*