Advertise in this space

Preview Arema vs Persib: ‘Menanti Variasi Taktik Janur’

May 31, 2013

Pernyataan Rahmat Darmawan jelang laga melawan Persib Bandung yang mengatakan bahwa tidak ada taktik dan strategi khusus yang disiapkan dan akan bermain cenderung sama seperti kala bertanding di Stadion Si Jalak Harupat mengindikasikan bahwa Arema kemungkinan akan memainkan empat striker secara langsung. Formasi yang diusung oleh Arema kala itu menggunakan formasi 4-2-4 dengan Greg, Nwokolo, Keith Kayamba Gumbs, Beto Goncalves dan Christian Gonzales mengisi barisan penyerangan Arema Cronous.

Kondisi yang sedikit berbeda dialami oleh Persib Bandung. Sebagaimana prediksi line-up yang dilansir oleh situs resmi Persib, Djadjang Nurjaman akan menurunkan formasi 4-4-2 dengan Asri Akbar, Hariono, Firman Utina dan M. Ridwan mengisi pos gelandang tengah. Situasi sama dengan apa yang terjadi pada pertemuan pertama di Stadion SJH adalah tidak adanya Atep dan Mbida Messi yang perannya kini diambil alih oleh Asri Akbar dan Firman Utina.

Melalui formasi tersebut, dapat diprediksikan akan ada variasi dan modifikasi atas formasi yang diusung dengan pada awalnya Persib tampil formasi 4-4-2 menjadi 4-2-3-1. Dengan adanya Hilton, maka pemain asal brazil akan digeser dari posisi asalnya ke sisi kiri penyerangan. Selain itu, penempatan Asri Akbar dan Hariono dilini tengah membuat kedua pemain tersebut dapat berperan sebagai double-pivot.

Double pivot tersebut akan berperan sebagai pemain yang  menjaga keseimbangan antara lini tengah dan lini belakang. Pada laga putaran pertama pun, Persib Bandung berhasil meredam serangan Arema melalui kedisiplinan Hariono dan Mbida Messi. Menurut lakonnya di lapangan nanti, kerap Asri Akbar akan berperan sebagai ball-winning midfielder dan Hariono akan berperan sebagai deep-lying playmaker.

Khusus untuk peran deep-lying playmaker, bagi Hariono sendiri bukan lah merupakan peran asing yang belum pernah dijalankan. Pada masa kepelatihan Drago Mamic, Hariono berperan sebagai deep-lying playmaker dimana pada saat tersebut dia berkolaborasi bersama Tony Sucipto yang berperan ball-winning midfielder.

Apabila dalam penerapannya nanti Arema akan mengusung formasi 4-2-4 maka secara taktis akan lebih menguntungkan Persib. Hal tersebut dikarenakan apabila melihat review atas laga pada putaran pertama kemarin, Arema tidak begitu dominan dalam menguasai lini tengah. Eggi Melgiansyah dan Dedi Kusnandar kala itu tidak mempu mengalirkan bola ke barisan penyerangan Arema.

Hal tersebut tak dapat dilepaskan dari peran Hariono dan Mbida Messi yang mampu menutup pergerakan kedua youngster Arema tersebut. Selain itu, lini tengah dan sayap penyerangan Arema terlihat kosong. Karena pada penerapannya, dua striker yang berada pada sisi lateral cenderung menunggu bola didepan tanpa adanya usaha dalam menjemput bola dari belakang.

Praktis Mbida Messi dengan leluasanya mampu men-supply bola diagonal ke sayap penyerangan dengan baik. Namun sayangnya, kurang baiknya performa yang dipelihatkan oleh kedua sayap Persib membuat usaha penyerangan yang disusun menjadi sia-sia. Selain itu, off-performnya Dzumafo pun turut menggagalkan usaha Persib kala melakukan serangan balik.

Pelatih Rahmad Darmawan turut mengingatkan anak-anak asuhnya untuk tidak membuat pelanggaran yang tidak perlu. “Kita minimalkan pelanggaran di belakang, kalau perlu jangan sampai ada pelanggaran di pertahanan Arema. Lalu, sebaliknya kita akan tampil sebagai tuan rumah, tentu akan kita lihat strateginya seperti apa. Yang pasti kita menyerang lewat penguasaan bola,” tandas pelatih yang akrab disapa RD ini.

Sebagaimana diketahui bahwa pada putaran pertama kemarin, Persib berhasil meraih kemenangan melalui gol tunggal yang dicetak oleh Sergio van Dijk lewat tendangan bebas di area luar kotak penalty. Terasa wajar apabila Rahmad Darmawan mengantisipasi hal tersebut. Karena apabila dilihat dari presentase pun sebanyak 21% gol Persib lahir dari bola mati. Baik melalui direct free-kick maupun indirect free-kick. Maka tidak salah bahwa hal ini lah yang turut diwaspadai oleh pelatih Rahmad Darmawan.

Bagi kubu Persib sendiri, terlepas dari ini merupakan laga tandang. Raihan tiga poin memang menjadi wajib hukumnya apalagi jika melihat pada target Persib sendiri yang mengincar gelar juara. Faktor wasit yang Soeharto yang memimpin pertandingan tidak dapat dijadikan tolak ukur. Bermain total dengan penuh semangat juang tanpa memikirkan hal-hal yang lain mampu menjadi kekuatan tersendiri bagi tim dalam meraih kemenangan.

Prediksi Line Up :

Arema (4-2-4): Kurnia Meiga; Beny Wahyudi, Igbonefo, Purwaka Yudi, Gathussi; Dedi K, Eggi M; Gumbs, Beto, Gonzales, Greg N

Persib (4-4-2): Made Wirawan; Supardi, Abanda, Naser, Tony; M. Ridwan, Asri Akbar, Hariono, Firman Utina; Sergio van Dijk, Hilton Moreira

 

 

akun twitter penulis @shralys

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*