Advertise in this space

Preview Gresik United vs Persib: “Ujian Tanpa Firman – Hariono”

June 3, 2013

Dapat dikatakan laga Gresik United melawan Persib Bandung kali ini merupakan laga dua tim yang sedang terluka. Apabila melihat pada pertandingan sebelumnya, Gresik United harus menelan pil pahit karena kekalahan dikandang yang harus mereka alami kala berjumpa dengan Persita Tangerang pada hari kamis (30/5) lalu.

Begitu juga dengan Persib, skuad asuhan Djadjang Nurjaman pun harus datang melawat ke Gresik dengan beban kekalahan yang dialami pada laga melawan Arema. Selain itu, pada laga ini kedua tim harus absen tanpa pilar-pilar andalannya.

Persib Bandung harus bertandang tanpa kehadiran Hariono dan Firman Utina. Kedua pemain tersebut harus absen karena menerima hukuman larangan pertandingan yang mereka dapatkan. Hariono absen karena akumulasi kartu kuning, sedangkan Firman Utina harus absen karena diganjar kartu merah. Pos kedua pemain tersebut akan digantikan oleh Asri Akbar dan Mbida Messi.

Kondisi yang sama dialami oleh Gresik United pun sama. Tim yang bermarkas di Stadion Tri Dharma ini harus tampil tanpa kehadiran striker andalan mereka sekaligus kapten tim, Aldo Barreto.

Pasalnya, pemain asal Paraguay tersebut harus absen karena cedera yang dia dapatkan kala Gresik United berhadapan dengan Persita Tangerang. Absennya Aldo Barreto diikuti juga oleh absennya Ngon Mamoun dan Siswanto. Kedua pemain tersebut pun sama, harus absen pada laga ini lantaran cedera yang mereka alami.

Khusus bagi Persib, jeda waktu pertandingan yang hanya dua hari dari laga sebelumnya menjadi modal minus dalam menghadapi Gresik United. Apalagi melihat pada minimnya rotasi pemain yang dilakukan oleh Djadjang Nurjaman. Sedangkan bagi Gresik United, jeda 3 hari merupakan jeda yang sertidaknya dirasa cukup guna mengadakan persiapan menghadapi Persib Bandung.

Atas kondisi tersebut, nampaknya Persib akan kembali memperagakan strategi andalannya dengan formasi 4-4-2. Mengandalkan poros serangan dari kedua flank-nya dengan suplai bola diagonal yang yang mengalir dari kaki Mbida Messi. Hal yang patut diwaspadai Persib adalah adanya Erol Iba yang kini tergabung dalam tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.

Pengalamannya dalam jam terbang bertanding dapat mengancam pertahanan Persib. Apalagi Erol Iba beroperasi disisi kiri. Sisi yang merupakan poros serangan Persib dimana kerap Supardi melakukan overlapping dan meninggalkan celah yang sering dimanfaatkan oleh lawan.

Namun, rekor kandang Gresik United yang buruk setidaknya bisa menjadi modal kepercayaan diri bagi Persib Bandung untuk meraih tiga point. Sebagai catatan, Gresik United hanya meraih 4 kemenangan 2 kali hasil imbang dan 6 kali kekalahan dari total 12 laga yang digelar dikandangnya sendiri. Selain itu, absennya Aldo Barreto dapat dikatakan suatu kerugian yang dialami oleh Gresik United. Apalagi bila melihat pada kontribusi gol Aldo Barreto di kandang. Sebesar 25% gol [kedua terbanyak gol yang dicetak dikandang dibawah Shohei Matsunaga, 33%] yang tercipta dikandang merupakan gol yang dicetak oleh mantan pemain Persiba dan PSM tersebut.

Hal lain yang perlu dicatat adalah suplai bola yang dialirkan kepada Sergio van Dijk. Review dalam beberapa pertandingan terakhir bahwa dapat dikatakan suplai bola kepada bomber naturalisasi asal Belanda tersebut terbilang minim. Apalagi jika melihat pada laga terakhir kala berhadapan dengan Arema. Tak banyak peluang yang tercipta melalui kaki Sergio van Dijk.

Memang banyak faktor yang menjadi penyebab minimnya aliran bola yang diberikan kepada Sergio van Dijk. Mulai dari dijaga ketatnya pemain tersebut atau minimnya kreatifitas serangan dari tengah dalam mensuplai bola through ball langsung kepada striker.

Sebagai contoh adalah bagaimana hal tersebut pernah terjadi kepada Marcus Bent yang pada musim kemarin bermain bersama Mitra Kukar. Statusnya sebagai pemain berlabel bintang yang pernah malang melintang di beberapa klub Liga Primer Inggris seperti Everton dan Charlton Athletics membuat dia selalu mendapatkan marking ketat dari lawan-lawannya.

Hal lainnya adalah dapat terlihat juga dimana Bent yang pada saat itu lebih sering bermain di area second line daripada berada di garis terdepan menunggu bola guna mencetak gol. Kondisi yang sama pun kini terjadi pada Sergio van Dijk. Bagaimana van Dijk kerap di marking ketat oleh lawannya dan bermain di area second line guna menginisiasi serangan.

Memang sepakbola bukan merupakan permainan individu yang hanya mengandalkan kekuatan salah satu pemain saja. Namun, sangat disayangkan apabila potensi pemain sekaliber Sergio van Dijk tidak mampu dimaksimalkan oleh tim. Kreativitas serangan yang lebih bervariasi dari tengah, keandalan pemain lain dalam membuka ruang akan mampu memaksimalkan potensi yang ada dalam Sergio van Dijk.

Prediksi Line – Up:

Gresik United (4-4-2): Hery Prasetya; Faristian, Sasa Zecevic, Ambrizal, Khabib Syukron; Ahmad Sembiring, Khoirul Munif, Diogo Santos, Matsunaga, Erol Iba; Riski Novriansyah

Persib Bandung (4-4-2): Made Wirawan; Supardi, Abanda, Naser, Tony S; M. Ridwan, Asri Akbar, Mbida Messi, Atep; Sergio van Dijk, Hilton Moreira

(@shralys)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*