Advertise in this space

Rekrutmen Terbuka: Reporter dan Analis Sepakbola

March 16, 2013
Rekrutmen Terbuka: Reporter dan Analis Sepakbola

Anda menyukai sepakbola dalam dan luar negeri? Anda menghabiskan banyak waktu di malam Minggu dengan nonton sepakbola di layar televisi? Atau apakah Anda juga menggemari berbagai game sepakbola ? Mari bergabung bersama kami dan bersama-sama belajar memahami sepakbola dari berbagai aspeknya!  

Read more »

PBR 1 vs 3 Persib: Memaksakan 3 Striker

March 16, 2013
PBR 1 vs 3 Persib: Memaksakan 3 Striker

Derbi Bandung yang digembor-gemborkan antara PBR melawan Persib ternyata berjalan membosankan. Empat gol yang tercipta juga tidak membantu pertandingan untuk terlihat menarik. Di tangan pelatih barunya, Darko Jankovic, PBR kali ini mempercayakan skuatnya pada mayoritas pada pemain muda. Otomatis secara materi tim mereka kalah dari Persib yang dihuni oleh pemain yang sudah berpengalaman di level tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia. Apalagi kali ini PBR yang bertindak sebagai tuan rumah tidak diperkuat oleh dua dari empat pemain asingnya yaitu Dave Milanovic dan Nemanja Obric. Babak I  Di babak I, Persib mengandalkan skema 4-3-3 sementara Darko menggunakan formasi 4-2-3-1. Jajang kemudian mempercayakan lini serang Maung Bandung pada 3 orang strikernya, Kenji-SVD-Dzumafo. Pemain asal Kamerun ini kemudian diplot untuk mengambil peran free-role,...

Read more »

Persib vs Persija = Rival Abadi, Lelucon macam apa ini? (Bagian 2)

March 2, 2013

Tulisan ini didekasikan kepada Alm. Rangga Cipta Nugraha salah seorang korban yang menambah deretan ribuan orang yang pernah meregang nyawa akibat sepakbola di Indonesia. Kata “Rival” merupakan kata serapan dari bahasa inggris, dalam kamus Oxford dijelaskan rival is Having the same pretensions or claims; standing in competition for superiority; as, rival lovers; rival claims or pretensions. Dalam konteks bahasa yang lebih ringan rival berati saingan dan lawan. Namun jika rivalitas Persib-Persija dibumbui kata “Abadi” makan sisi kekonyolan lah yang akan didapat. Kendati persaingan Persib dan Persija dalam sejarahnya tidak panas-panas amat, namun bolehlah kata rival disandingkan untuk menggambarkan hubungan antara Persib dan Persija, sama seperti Persib dan PSM Makassar, atau Persib dan PSMS Medan, atau juga Persib dan Persebaya...

Read more »

Persib vs Persija = Rival Abadi, Lelucon macam apa ini? (Bagian 1)

March 1, 2013

Tulisan ini didekasikan kepada Alm. Rangga Cipta Nugraha salah seorang korban yang menambah deretan ribuan orang yang pernah meregang nyawa akibat sepakbola di Indonesia. Banyak “media massa” atau “bobotoh” selalu memandang pertandingan Persib Bandung versus Persija Jakarta adalah pertandingan panas yang mempertemukan kedua rival abadi. Namun apakah betul demikian Persib versus Persija adalah rival abadi? bagi saya hal itu adalah sebuah lelucon belaka. Lelucon yang didasari oleh kebodohan semata, kebodohan untuk enggan membuka kembali lembaran sejarah antara dua klub pendiri PSSI tersebut. Saya hanya bisa terkekeh-kekeh melihat beberapa rekan-rekan wartawan yang menggiring opini seolah menyamakan pertandingan Persib dan Persija sama dengan derby-derby panas lainnya di belahan bumi lain, misalkan seperti Derby Classico di Spanyol antara Real Madrid dan Barcelona....

Read more »

Max Timisela : Meninggalkan Mantan Yang Masih Belia di Bremen

February 13, 2013

Perbincangan hangat media lokal Kota Bremen tentang dua pesepakbola asal Indonesia yang kemampuannya mirip dengan permainan “Pele” pasca pertandingan persahabatan Werder Bremen kontra Indonesia di Weserstadion ternyata tak mampu merubah sikap kekanak-kanakan dua pemuda “udik” tersebut. Di pagi yang dingin dengan cuaca mencapai 16 derajat celcius, hembusan angin musim dingin yang menusuk tulang tak mampu mencegah tindakan konyol yang dilakukan dua pemain belia dengan nama Max Timisela dan Soetjipto Soentoro ini. Di sela-sela sebelum melakukan aktifitas latihan pagi dan sore hari disaat para pesepakbola lain mempersiapkan alat-alat latihan, Max dan Soetjipto malah sering keluar dari kamar, berdiri di balkon kamar tempat mereka menginap, sembari menghadap ke arah jalan yang diapit oleh taman kota yang menjadi jalur ramai pusat hilir...

Read more »

WINDONWEDSTRIJDEN 1937 : Tim Ajaib mengamuk di Solo

February 11, 2013

Warga solo masih tak percaya Ahad, 17 Mei 1937. Masyarakat Kota Solo dan sekitarnya digemparkan dengan suatu “insiden” yang menjadi pembicaraan semua kalangan, tak tanggung-tanggung hal ini menjadi buah bibir ke semua pelosok daerah di Jawa Tengah, termasuk melebar hingga ke wilayah Madiun dan sekitarnya. R. Ading Afandi menceritakan kondisi yang terjadi berdasarkan penuturan wartawan Sipatahoenan bernama Kurdi, ditambah data-data dari tahun 1937 melalui majalah Olah Raga milik Otto Iskandardinata yang berhasil penulis telusuri. Suasana hening terasa di semua penjuru Lapangan Sriwedari Kota Solo usai babak final kompetisi PSSI yang mempertemukan tuan tumah Persis Solo menjamu Persib Bandung. Dalam keheningan itu terkadang kata umpatan menyebalkan yang terdengar tetapi menyejukan bagi skuad Persib. “Edan, edan, edan!” ujar Mas Kunto, seorang...

Read more »

Perserikatan 1986: Nista, Maja Utama

February 3, 2013

Dalam kurun waktu 5 tahun, terhitung 1978-1983, kancah sepakbola nasional seolah kehilangan aura persaingan yang ketat  dengan absennya tim kebangaan warga Jawa Barat yaitu Persib Bandung.  Selama periode itu, Persib memang terdegradasi dari Divisi Utama pada tahun 1978, dan baru bisa kembali promosi tahun 1983. Pada musim pertamanya di Divisi Utama, Persib langsung bangkit.  Tim yang waktu itu diasuh oleh mantan pemain Persib era 60an, Omo Suratmo, ini berhasil menjadi tim debutan yang langsung lolos ke grandfinal menantang PSMS Medan di Stadion Utama, Senayan, Jakarta. Sayang, Persib kalah 2-3 melalui drama adu pinalti.  Kendati tanpa gelar, Persib di anugerahi Tim terbaik, dan Adjat Sudrajat menjadi pemain terbaik sekaligus top skor kompetisi dengan 8 gol. Menjelang Divisi utama Persyerikatan tahun 1985, pergantian pelatih kepala...

Read more »