Advertise in this space

11 Pemain Asing Terbaik Persib

January 27, 2013

Era Liga Indonesia sejak musim pertamanya di tahun 1994/1995 membuka lebar – lebar keran bagi pemain asing untuk bermain di Indonesia. Tujuannya untuk mentransformasi ilmu dan kemampuan para pemain asing (yang dirasa) lebih baik dari pemain lokal. Efek dari program ini adalah agar terjadi percepatan terhadap upgrade skill para pemain Indonesia nantinya. Hampir semua tim melakukan opsi mengontrak para pemain asing. Beberapa sukses, walaupun banyak juga yang harus gigit jari karena kemampuan pemain asing ternyata tidak lebih baik dari pemain lokal. Generasi pemain asing pertama yang singgah di era Liga Indonesia adalah generasinya Jacksen F Tiago, Carlos de Mello, Darryl Sinerine, Luciano Leandro, Dejan Gluscevic, Olinga Atangana, Antonic Dejan, Maboang Kessack Dan Lain-lain. Kedatangan mereka menjadi tonggak awal era...

Read more »

Kejuaraan Nasional PSSI 1961: Mengalahkan Persija, Menggondol Juara

January 24, 2013
Kejuaraan Nasional PSSI 1961: Mengalahkan Persija, Menggondol Juara

Tomasowa, pelatih Persib Bandung berdarah Ambon, amat tegang berdiri di tepi lapangan Stadion Diponegoro, Semarang. Anak asuhnya terlihat berada dalam tekanan bertubi-tubi Persija Jakarta. Padahal, saat itu, Persib tidak punya pilihan selain menang. Hanya kemenangan yang bisa mengantarkan Persib menjuarai Kejurnas PSSI 1961. Sehari sebelumnya, PSM Makasar sukses mengalahkan PSMS Medan dengan skor 3-2. Kemenangan itu membuat PSM mengambilallih puncak klasemen dengan nilai 10. Sementara Persib saat itu baru mendapatkan poin 9, disusul Persija dengan 8 poin. Sementara jika Persija yang memenangkan pertandingan, maka Persija yang akan juara karena selisih golnya lebih baik dari PSM. Situasi inilah yang membuat Tomasowa gelisah dan tegang di pinggir lapangan menyaksikan anak asuhnya digempur Persija. Suasana cerah di Minggu sore 1 Juli 1961...

Read more »

Post-Match Persib vs Persisam: Dari Problem Lini Tengah sampai Lini Bench

December 17, 2012
Post-Match Persib vs Persisam: Dari Problem Lini Tengah sampai Lini Bench

Gelaran Indonesia Super League 2013 sudah akan bergulir kurang dari 20 hari lagi. Masih ada waktu tersisa untuk membenahi apa yang bisa dibenahi. Mepet, tak ada pilihan selain secepatnya menemukan lubang yang mesti segera ditambal. Lubang-lubang itu terlihat jelas saat Persib menelan pil pahit kalah 2-0 oleh Persisam Samarinda. Diperkuat oleh 4 pemain PON Kaltim dan hanya ditopang oleh 2 pemain asing, Persisam di babak 2 bermain sangat meyakinkan. Apa yang bisa dipelajari dari kekalahan ini? Penyelesaian Akhir Sampai menit 20-an babak I, Persib masih cukup enak bermain. Tidak mempesona ditonton, tapi jauh dari kata buruk. Persib bahkan mencatatkan 3 sampai 4 kali percobaan mencetak gol. Salah satunya...

Read more »

[Preview] Persib vs Persisam: 4-2-3-1 vs 3-5-2

December 16, 2012
[Preview] Persib vs Persisam: 4-2-3-1 vs 3-5-2

Semifinal  Inter Island Cup (IIC) 2012 akan dilangsungkan di stadion Manahan Solo pada hari ini, Minggu, 16 Desember 2012. Persib Bandung datang tanpa Maman Abdurahman yang terpaksa harus ditinggalkan di Bandung karena cedera. Tidak akan menjadi masalah yang cukup rumit  karena di musim ini, skuad Persib mempunyai minimal dua pemain dengan kualitas setara dalam satu posisi. Tempat Maman akan diisi oleh Naser Al Sebai yang tampil apik di beberapa partai terakhir. Lawan Persib di semifinal ini adalah Persisam. Tim yang diarsiteki oleh pelatih ‘veteran’ Sartono Anwar.  Skuad Persisam musim ini tidak sementereng musim-musim sebelumnya dimana ada nama-nama seperti Christian Gonzalez, Eka Ramdani, Ronald Fagundez, Julio Lopez, Choi Dong Soo, Pavel Solomin dan bintang-bintang lain yang selalu didatangkan tiap musimnya....

Read more »

[Player to Watch] Mbida-Messi dengan 2 Peran

December 12, 2012
[Player to Watch] Mbida-Messi dengan 2 Peran

Melewati babak grup Inter Islan Cup 2012, Mbida-Messi mulai memeperlihatkan perkembangan yang berarti setelah kedatangannya sempat menimbulkan kontroversi di media soal catatan main dia sebelumnya. Sebelumnya, kendati berhasil mempersembahlan trofi Celebes Cup, performa Mbida dianggap belum memuaskan. George Farfait Mbida Messi adalah pemain asal kamerun yang sebelumnya bermain di salah satu klub Liga Angola yaitu Interclube de Luongo. Tak ada catatan lengkap soal performa dia di sana selain penampilannya di CAF Champions League, itu pun hanya bermain 4 kali. Datang ke Bandung menjelang TC, Mbida sempat terlibat dalam beberapa uji coba dengan klub-klub di bandung. Performanya saat itu banyak menuai cibiran. Mbida dianggap memiliki kondisi fisik yang jauh dari ideal seorang pemain bola yaitu kelebihan berat badan. Tak urung,...

Read more »

Review: 3 Laga Inter Island Cup 2012

December 8, 2012
Review: 3 Laga Inter Island Cup 2012

Babak grup Inter Island Cup 2012 berhasil dilalui Persib dengan catatan lumayan mengkilap: meraih poin sempurna, 3 kali menang, dengan mencetak 8 gol dan hanya kemasukan 2 gol. Tak hanya dari segi hasil, Persib juga cukup maksimal memanfaatkan 3 laga itu untuk mengasah taktik dan mencoba sejumlah varian formasi bermain dan komposisi pemain. Berbeda dengan Celebes Cup di mana Jajang tampak begitu berhati-hati, babak grup IIC 2012 ini Jajang cukup lepas untuk mencoba berbagai variasi taktik, formasi dan komposisi pemain. Artikel kali ini akan menyoroti bagaimana Jajang menyusun formasi dan taktik serta memilih komposisi pemain dalam 3 laga babak grup IIC 2012. PERSIB 2 – 0 GRESIK UNITED Pada laga pertama ini, Jajang menggunakan formasi 4-2-3-1 yang sering...

Read more »

Bobotoh dan “Etik Persib”

December 2, 2012

Sebagai sebuah konsep identitas, “bobotoh” bukanlah konsep yang mati, melainkan terus berevolusi, “unfinished things”, hal ihwal yang belum selesai – apalagi jika kita berbicara tentang bentuk ekspresi dukungan. Siapa yang bisa menolak hal itu? Jika kita baca artikel-artikel tentang Persib dan bobotoh di zaman dulu, seperti yang ditulis Bapak Usep Romli dan Ibu Ami Raksanagara yang sudah dikutip di artikel sebelumnya, terlihat jelas bagaimana ekspresi ke-bobotoh-an itu terus berubah dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Jika dulu tidak ada kekhususan atribut, sekarang atribut bobotoh makin beragam. Jika dulu ekspresi di stadion cukup dengan melambaikan kertas koran dan saputangan, sekarang sudah diperkaya dengan bendera dan banner raksasa sampai api-suar yang...

Read more »